Warung Bebas
Tampilkan postingan dengan label Berita Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Olahraga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Desember 2012

Video 91 Gol Lionel Messi Sepanjang Tahun 2012




Video 91 Gol Lionel Messi Sepanjang Tahun 2012 - Striker Barcelona, Lionel Messi, menutup tahun 2012 dengan gemilang. Sepanjang tahun, Lionel Messi berhasil mengoleksi 91 gol di seluruh ajang bersama tim nasional Argentina dan Barcelona.




Video 91 Gol Lionel Messi Sepanjang Tahun 2012





Itu adalah rekor baru. Messi kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah satu tahun kalender Masehi. Berikut Video 91 Gol Lionel Messi Sepanjang Tahun 2012:



Januari 2012

Vs Osasuna (Copa del Rey): 2 gol

Vs Real Betis (Liga BBVA): 2 gol

Vs Malaga (Liga BBVA): 3 gol



Februari 2012

Vs Real Sociedad (Liga BBVA): 1 gol

Vs Bayer Leverkusen (Liga Champions): 1 gol

Vs Valencia (Liga BBVA): 4 gol

Vs Atletico Madrid (Liga BBVA): 1 gol

Vs Swiss (Persahabatan): 3 gol



Maret 2012

Vs Bayer Leverkusen (Liga Champions): 5 gol

Vs Racing Santander (Liga BBVA): 2 gol

Vs Sevilla (Liga BBVA): 1 gol

Vs Granada (Liga BBVA): 3 gol

Vs Real Mallorca (Liga BBVA): 1 gol

Vs Athletic Bilbao (Liga BBVA): 1 gol



April 2012

Vs AC Milan (Liga Champions): 2 gol

Vs Real Zaragoza (Liga BBVA): 2 gol

Vs Getafe (Liga BBVA): 1 gol

Vs Levante (Liga BBVA): 2 gol

Vs Rayo Vallecano (Liga BBVA): 2 gol



Mei 2012

Vs Malaga (Liga BBVA): 3 gol

Vs Espanyol (Liga BBVA): 4 gol

Vs Athletic Bilbao (Copa de Rey): 1 gol



Juni 2012

Vs Ekuador (PPD 2014): 1 gol

Vs Brasil (Persahabatan): 3 gol



Juli 2012

-



Agustus 2012

Vs Jerman (Persahabatan): 1 gol

Vs Real Sociedad (Liga BBVA): 2 gol

Vs Real Madrid (Piala Super Spanyol): 1 gol

Vs Osasuna (Liga BBVA): 2 gol

Vs Real Madrid (Piala Super Spanyol): 1 gol



September 2012

Vs Paraguay (PPD 2014): 1 gol

Vs Getafe (Liga BBVA): 2 gol

Vs Spartak Moskwa (Liga Champions): 2 gol



Oktober 2012

Vs Real Madrid (Liga BBVA): 2 gol

Vs Uruguay (PPD 2014): 2 gol

Vs Chile (PPD 2014): 1 gol

Vs Deportivo La Coruna (Liga BBVA): 3 gol

Vs Rayo Vallecano (Liga BBVA): 2 gol



November 2012

Vs Celtic (Liga Champions): 1 gol

Vs Real Mallorca (Liga BBVA): 2 gol

Vs Real Zaragoza (Liga BBVA): 2 gol

Vs Spartak Moskwa (Liga Champions): 2 gol

Vs Levante (Liga BBVA): 2 gol



Desember 2012

Vs Athletic Bilbao (Liga BBVA): 2 gol

Vs Real Betis (Liga BBVA): 2 gol

Vs Cordoba (Copa del Rey): 2 gol

Vs Atletico Madrid (Liga BBVA): 2 gol

Vs Real Valladolid (Liga BBVA): 1 gol



Video 91 gol Messi sepanjang tahun 2012










Sumber:bola.kompas.com

Selasa, 13 November 2012

Valentino Rossi Kangen dengan Motor Yamaha YZR-M1


Valentino Rossi Kangen dengan Motor Yamaha YZR-M1 -  Valentino Rossi, Juara dunia MotoGP tujuh kali, Valentino Rossi telah bertemu kembali dengan motor Yamaha YZR-M1 di kandang tim Yamaha. Tak cuma bertemu, Rossi bahkan sempat "kangen-kangenan" dan "ngobrol" dengan motor yang akan dipakainya balapan lagi di musim depan.




Valentino Rossi Kangen dengan Motor Yamaha YZR-M1





Obrolan tersebut dia tuliskan di twitternya dengan menggunakan Bahasa Italia. "Ciao. Ciao. Come stai?ti vedo bene. Mi sei mancato. Anche tu," tulis Rossi.



Artinya kurang lebih, "Apa kabarmu? Kamu terlihat keren., dia (motor M1) menjawab, "Saya rindu kamu" dan Rossi menjawab balik, "Saya juga." katanya.



Jelang digelarnya uji coba pertama pra musim 2013, Rossi sudah mulai bertemu dengan beberapa kru tim Yamaha.



Setelah mengunjungi paddock tim Yamaha, Rossi memperlihatkan sebuah foto di akun twitternya. Foto bagian depan motor yang sudah ditandai dengan nomor 46. Komponen ini akan dipasang di motor yang akan dipakai oleh Rossi.



Dua musim meninggalkan Yamaha M1 dirasakan oleh Rossi sebagai masa yang berat. Rossi tak pernah merasa jatuh cinta dengan Desemosedici, sedangkan dengan Yamaha M1, Rossi pernah mengungkapkannya.



Sejak akan digelarnya balapan terakhir musim 2012, Rossi merasa tak sabar lagi untuk mencoba aksi pertamanya bersama Yamaha di uji coba dua hari seusai balapan.



Rossi mengungkapkan gairahnya untuk kembali duduk di atas sadel YZR-M1, yang pernah membawanya empat kali menjadi juara dunia. Pebalap berusia 33 tahun ini ingin memanfaatkan debutnya nanti untuk melihat potensinya pada musim 2013.



"Pasti akan sangat menarik pada hari Selasa, terutama bagiku untuk mencoba dan memahami di level mana saya bisa meraih hasil bersama M1 dan melihat bagaimana rasaku setelah dua musim yang sulit. Akan sangat menarik dan saya tidak sabar menunggu uji coba," kata Valentino Rossi.



Saat di tim pabrikan Jepang pada periode 2004-2010, Rossi sudah meraih 46 kali kemenangan bersama Yamaha. Sedangkan di tim Ducati, Rossi hanya tiga kali naik podium dari 34 balapannya.







Sumber:tribunnews.com


Minggu, 11 November 2012

Dani Pedrosa Juara di Valencia dan Lorenzo Terjatuh


Dani Pedrosa Juara di Valencia dan Lorenzo Terjatuh - Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, memenangi balapan seri terakhir MotoGP 2012 yang penuh drama di Valencia, Minggu (11/11/2012). Saat sejumlah besar pebalap mengalami kecelakaan, termasuk rivalnya yang juga juara dunia MotoGP 2012 Jorge Lorenzo, Pedrosa berhasil finis dengan keunggulan yang sangat jauh, setelah sempat start dari pitlane.




Dani Pedrosa Juara di Valencia dan Lorenzo Terjatuh





Keberhasilan ini membawa Pedrosa meraih kemenangan terbanyak di musim 2012, yaitu tujuh kali, meskipun gagal menjadi juara dunia karena dua pekan lalu sudah disabet Lorenzo. Sedangkan bagi Lorenzo, hasil ini mencoreng performanya yang cemerlang sepanjang musim ini karena dia gagal menuai poin.



Padahal, Lorenzo merupakan pebalap yang paling konsisten dengan selalu finis di posisi dua besar sejak awal musim. Kecuali di Assen, Belanda, di mana dia ditabrak oleh Alvaro Bautista, Lorenzo tak pernah kehilangan poin karena jika gagal menjadi juara, hasil terburuk juara dunia 2010 ini adalah finis di podium kedua.



Namun dalam balapan kali ini dia harus menerima kenyataan pahit. Lorenzo mengalami kecelakaan di lap ke-12 ketika sedang memimpin jalannya lomba, yang membuat dia menutup musim dengan hasil mengecewakan.



Jalannya lomba



Pedrosa, Nicky Hayden, Alvaro Bautista, dan Cal Crutchlow start dari pitlane karena mengganti motor yang menggunakan ban slick, sehingga terjadi sedikit perubahan dalam komposisi start. Saat lampu merah padam, pebalap CRT Aleix Espargaro menyodok ke depan. Start dari urutan ke-10, dia berhasil mengambil alih jalannya balapan, sedangkan Lorenzo turun ke urutan keenam. Menjadi sebuah rekor bahwa motor CRT sempat pimpin balapan.



Namun keunggulan Espargaro tak bertahan lama, karena dua lap berselang, Andrea Dovizioso berhasil menyalipnya sehingga komposisi pebalap adalah Dovizioso, Espargaro, Stoner, Rossi, Lorenzo, Hector Barbera, Karel Abraham, James Ellison, Roberto Rolfo dan Stefan Bradl. Dovizioso, yang musim depan menggantikan posisi Rossi di tim Ducati, tampil agresif sejak awal di mana pada lap pertama dia sudah naik ke urutan kedua setelah start dari barisan kedua.



Pada lap ketiga, sejumlah besar pebalap memutuskan untuk mengganti motor dengan ban slick, termasuk Stoner, Barbera, dan Dovizioso. Sementara itu Hayden mengalami kecelakaan dan gagal melanjutkan lomba. Situasi balapan yang membingungkan para pebalap karena kondisi lintasan yang mix.



Lorenzo, yang sejak awal konsisten dengan keputusan menggunakan ban kering, mengambil keuntungan dari situasi ini. Rupanya, apa yang dikatakannya sebelum balapan: "Kami akan menggunakan ban kering, sehingga pasti sulit di beberapa lap awal dan jangan melakukan kesalahan." mulai menunjukkan kebenaran karena di lap kelima dia sudah memimpin jalannya lomba ketika Espargaro dan Rossi pun terpaksa masuk garasi untuk mengganti motor.



Satu lap berselang, Pedrosa pun sudah berada di belakang Lorenzo, disusul Stefan Bradl, dan Katsuyuki Nakasuga (pengganti Ben Spies). Lorenzo unggul 2,7 detik atas Pedrosa.



Pada lap kesembilan, giliran Bradl yang mengalami kecelakaan. Total, sudah tiga pebalap yang gagal melanjutkan lomba karena sebelumnya, Rolfo juga sudah terlempar dari persaingan. Sementara itu di barisan depan, Pedrosa mulai memberikan ancaman kepada Lorenzo, sehingga persaingan mulai seru di antara dua pebalap Spanyol yang sama-sama mengoleksi enam kemenangan sepanjang musim 2012 ini.



Sayang, pada lap ke-12 Pedrosa melakukan sebuah kesalahan yang cukup fatal karena terlambat melakukan pengereman saat memasuki tikungan ke kanan. Akibatnya, peraih pole position ini terlalu melebar, yang membuat Lorenzo bisa kembali membuat gap. Sedangkan di posisi ketiga, Crutchlow berhasil menyalip Nakasuga.



Tak lama setelah Pedrosa melakukan kesalahan tersebut, giliran Lorenzo yang mengalami nasib sial. Saat akan melakukan overlap terhadap beberapa pebalap tim CRT, Lorenzo justru mengalami kecelakaan yang keras di mana dia terpental dari motor dan jatuh dengan punggung lebih dulu mendarat di tanah, sedangkan motornya mengalami kerusakan parah akibat beberapa kali berputar di udara dan menghantam aspal.



Kekecewaan yang sangat besar tergambar dari ekspresi Lorenzo, yang dua pekan lalu sudah memastikan diri menjadi juara dunia MotoGP. Dia pun langsung dibonceng dengan motor milik steward menuju garasi. Ini membuat Pedrosa tanpa perlu perjuangan ekstra keras untuk mengambilalih pimpinan lomba.



Tanpa lawan yang sepadan, Pedrosa terus menggeber motornya secara maksimal untuk terus membuat gap sejauh mungkin. Bahkan pada lap ke-18 dia melewati Rossi, yang berada di peringkat ke-10. Pedrosa sudah 23 detik di depan, dan dia terus melakukan overlap. Satu lap kemudian, posisi Rossi pun turun satu strip karena dilewati James Ellison. Tampaknya Rossi tak mau ambil risiko menjelang kembalinya dia bergabung dengan Yamaha usai seri pamungkas ini.



Saat balapan tersisa tujuh lap lagi, giliran Cruthclow yang kecelakaan. Dia kehilangan kontrol front end, sehingga motornya tergelincir dan menghantam pagar pembatas, sedangkan Crutchlow terlempar. Tentu saja ini malapetaka ini menggagalkan usaha Crutchlow mencetak sejarah sebagai pebalap pertama dari Inggris yang back-to-back finis podium di kelas premier sejak Ron Haslam melakukannya pada tahun 1987.



Dengan demikian, hilang lagi satu pesaing terdekat Pedrosa, yang sudah unggul lebih dari 37 detik atas Nakasuga yang menempati urutan kedua. Sedangkan untuk posisi ketiga terjadi pertarungan ketat antara Bautista dan Stoner. Ketika balapan tersisa dua lagi, Stoner berhasil melewati Bautista di lintasan lurus.



Pada lap terakhir, tak ada perubahan komposisi. Pedrosa dengan mantap menyentuh garis finis dengan keunggulan lebih dari 38 detik atas Nakasuga, yang meskipun hanya berstatus pebalap pengganti, berhasil membawa Yamaha naik podium. Posisi ketiga ada Stoner, yang harus mengucapkan selamat tinggal kepada MotoGP karena pensiun di akhir musim 2012 ini.





Sumber:


Sabtu, 27 Oktober 2012

Valentino Rossi Merasa Masih Memiliki Harapan


Valentino Rossi Merasa Masih Memiliki Harapan - Pebalap Ducati, Valentino Rossi, merasa dirinya memiliki kecepatan yang "bagus" di Phillip Island setelah menempati barisan ketiga untuk start pada balapan hari Minggu (28/10/2012). "The Doctor" akan start dari urutan kedelapan.






Valentino Rossi Merasa Masih Memiliki Harapan
Pebalap Ducati, Valentino Rossi, saat kualifikasi GP Australia, Sabtu (27/10/2012).





Pada kualifikasi GP Australia, Sabtu (27/10), Rossi mencatat waktu terbaik 1 menit 31,661 detik. Juara dunia tujuh kali MotoGP ini cukup merasa puas dengan raihannya tersebut, karena dia dekat dengan kecepatan Stefan Bradl dan Alvaro Bautista, serta hanya tertinggal lebih dari 0,1 detik dengan duo Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso.



"Kualifikasi berlangsung baik, karena kecepatanku kurang lebih selevel dengan Bradl dan Bautista, dengan dua pebalap Yamaha Dovizioso dan Crutchlow sedikit lebih cepat, meskipun hanya lebih dari 0,1 detik," ujar Rossi, yang lima kali menjadi juara di Phillip Island.



"Saya cukup konsisten. Saya membuat catatan waktu yang cukup bagus, 1 menit 31,7 detik, dengan ban yang sudah menyelesaikan 18 lap. Jadi, itu tidak buruk ketika kami melakukan pendekatan lomba."



Meskipun demikian, Rossi masih mengalami masalah chatter, sehingga dia akan berusaha untuk mengurangi persoalan itu selama warm-up. Jika teratasi, maka Valentino Rossi ptimistis bisa meraih hasil bagus di seri ke-17 ini.



"Kami mengalami cukup banyak getaran dan kesulitan mengendalikan setir dengan ban lunak, sehingga saya tidak bisa terlalu banyak memperbaikinya, meskipun sudah cukup bagus bisa menempati barisan ketiga," ujar Rossi, yang musim depan kembali bergabung dengan Yamaha.



"Minggu (28/10/2012) pagi kami akan berusaha untuk memperhatikan detail akhir dan kemudian melihat bagaimana hasilnya. Lomba akan panjang, sehingga kami harus melihat apa kondisinya dan bagaimana kecepatan yang bisa diraih."









Sumber: olahraga.kompas.com


Minggu, 21 Oktober 2012

Hasil GP Malaysia dan Klasemen Sementara


Hasil GP Malaysia dan Klasemen Sementara - Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, kembali meraih kemenangan setelah sukses menjuarai GP Malaysia, Minggu (21/10/2012), yang terpaksa dihentikan pada lap ke-13 akibat hujan deras yang mengguyur Sirkuit Sepang. Pebalap Spanyol ini mengalahkan kompatriotnya yang juga rival berat dari tim Yamaha, Jorge Lorenzo.






Hasil GP Malaysia dan Klasemen Sementara
Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo (kiri), bersaing dengan pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, di GP Malaysia, Minggu (21/10/2012). Pedrosa jadi pemenang balapan yang dihentikan pada lap ke-13 akibat hujan deras.





Ini adalah kemenangan ketiga secara beruntun Pedrosa, atau kemenangan kelima dari enam seri terakhir. Meskipun demikian, usahanya untuk mengejar Lorenzo masih cukup panjang, karena rivalnya tersebut pun selalu tampil bagus di setiap seri.



Dengan hasil seri ke-16 ini, Pedrosa hanya mampu memangkas lima poin dan kini dia tertinggal 23 poin dari Lorenzo, yang masih kokoh di puncak klasemen sementara. Dengan balapan hanya tersisa dua seri lagi, Pedrosa masih memelihara asa untuk mengejar Lorenzo, sekaligus meraih gelar perdananya di kelas premier.

'

Namun, konsistensi yang diperlihatkan Lorenzo membuat pekerjaan Pedrosa untuk mewujudkan misinya itu bakal sangat berat. Terbukti, Lorenzo selalu finis di posisi dua besar jika gagal menjadi pemenang di sebuah seri. Satu-satunya hasil buruk juara dunia 2010 ini adalah ketika gagal melanjutkan lomba di Assen, Belanda, setelah ditabrak Alvaro Bautista.



Dengan demikian, dua seri pamungkas yang akan berlangsung di Australia (28 Oktober) dan Valencia (11 November) akan sangat krusial bagi Lorenzo dan Pedrosa dalam persaingan memperebutkan gelar juara dunia. Siapa yang menang? Kita tunggu saja sampai seri pamungkas.




- Hasil GP Malaysia




1. Dani Pedrosa

2. Jorge Lorenzo +03.7

3. Casey Stoner +07.1

4. Nicky Hayden +10.5

5. Valentino Rossi +16.7

6. Alvaro Bautista +17.2

7. Aleix Espargaro +51.5

8. Hector Barbera +50.2

9. James Ellison +56.6

10. Karel Abraham +57.6

11. Danilo Petrucci +01:02.8

12. Michele Pirro +01:02.8

13. Roberto Rolfo +01:23.8

14. Andrea Dovizioso +01:28.9

16. Ivan Silva +46.2

17. Randy de Puniet +30.7

18. Colin Edwards +36.7

19. Stefan Bradl +13.3

20. Cal Crutchlow +09.6

21. Yonny Hernandez +01:17.6




- Klasemen sementara




1. Jorge Lorenzo 330

2. Dani Pedrosa 307

3. Casey Stoner 213

4. Andrea Dovizioso 195

5. Alvaro Bautista 154

6. Valentino Rossi 148

7. Cal Crutchlow 135

8. Stefan Bradl 125

9. Nicky Hayden 114

10. Ben Spies 88

11. Hector Barbera 79

12. Aleix Espargaro 63

13. Randy de Puniet 53

14. Karel Abraham 43

15. Michele Pirro 30

16. James Ellison 28

17. Yonny Hernandez 28

18. Colin Edwards 25

19. Jonathan Rea 17

20. Danilo Petrucci 16

21. Mattia Pasini 13

22. Ivan Silva 11

23. Toni Elias 10

24. Katsuyuki Nakasuga 7

25. Roberto Rolfo 2

26. Steve Rapp 2

27. David Salom 1

















Sumber:  olahraga.kompas.com


Minggu, 14 Oktober 2012

Hasil GP Jepang dan Klasemen Sementara


Hasil GP Jepang dan Klasemen Sementara - Dani Pedrosa mengalahkan Jorge Lorenzo dalam balapan di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (14/10/2012). Kemenangan di seri ke-15 ini membuat pebalap Repsol Honda tersebut terus mendekati Lorenzo, di mana kini dia terpaut 28 poin.




Hasil GP Jepang dan Klasemen Sementara





Dengan sisa tiga seri lagi, Pedrosa tak punya pilihan selain selalu menang, untuk memelihara asa merengkuh gelar pertamanya di kelas MotoGP. Itu sudah dilakukannya, karena dalam lima seri terakhir pebalap Spanyol ini meraih empat kemenangan. Satu-satunya kegagalan dialami di GP San Marino ketika dia mengalami kecelakaan, yang membuatnya gagal finis.



Akan tetapi, bukan perkara mudah bagi Pedrosa untuk menyalip Lorenzo di klasemen sementara. Pasalnya, Lorenzo tampil sangat konsisten sepanjang musim 2012 ini, di mana pebalap Yamaha tersebut sudah merebut enam kemenangan dan selalu finis di posisi dua besar. Satu-satunya kegagalan juara dunia 2010 ini adalah ketika ditabrak Alvaro Bautista yang membuatnya gagal finis di Assen, Belanda.




Hasil GP Jepang


1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 42m 31.569s

2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 42m 35.844s

3. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini (RC213V) 42m 38.321s

4. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 42m 47.966s

5. Casey Stoner AUS Repsol Honda (RC213V) 42m 52.135s

6. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 42m 56.136s

7. Valentino Rossi ITA Ducati Team (GP12) 42m 57.641s

8. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP12) 43m 8.293s

9. Katsuyuki Nakasuga JPN Yamaha YSP Racing Team (YZR-M1) 43m 8.363s

10. Hector Barbera ESP Pramac Racing (GP12) 43m 42.298s

11. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (GP12) 43m 47.227s

12. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 43m 54.338s

13. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) 43m 56.537s

14. James Ellison GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) 44m 0.957s

15. Michele Pirro ITA San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 44m 6.181s

16. Roberto Rolfo ITA Speed Master (ART CRT) 44m 22.422s



DNF:

Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)

Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing (Suter-BMW CRT)

Ivan Silva ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)

Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT)

Ben Spies USA Yamaha Factory Racing (YZR-M1)

Yonny Hernandez COL Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)




Klasemen sementara


1. Jorge Lorenzo 310

2. Dani Pedrosa 282

3. Casey Stoner 197

4. Andrea Dovizioso 192

5. Alvaro Bautista 144

6. Valentino Rossi 137

7. Cal Crutchlow 135

8. Stefan Bradl 125

9. Nicky Hayden 101

10. Ben Spies 88

11. Hector Barbera 70

12. Aleix Espargaro 55

13. Randy de Puniet 53

14. Karel Abraham 37

15. Yonny Hernandez 28

16. Michele Pirro 26

17. Colin Edwards 25

18. James Ellison 21

19. Jonathan Rea 17

20. Mattia Pasini 13

21. Danilo Petrucci 11

22. Ivan Silva 11

23. Toni Elias 10

24. Katsuyuki Nakasuga 7

25. Steve Rapp 2

26. David Salom 1













Sumber


Rabu, 26 September 2012

Valentino Rossi Menilai Balapan Aragon Penting Bagi Ducati



Valentino Rossi Menilai Balapan Aragon Penting Bagi Ducati - Jelang balapan di sirkuit Aragon akhir pekan nanti, Valentino Rossi menilai jika balapan tersebut adalah hal yang penting. Pasalnya, balapan itu akan dijadikan acuan baginya apakah memang ada peningkatan performa dari timnya Ducati.



"Kami datang ke Aragon dengan nuansa positif setelah hasil di Misano, kendatipun kami juga tahu bahwa setiap balapan punya tantangan tersendiri," kata Rossi di Crash.



Di sirkuit Misano lalu, Rossi berhasil menyelesaikan lomba dengan finish di tempat kedua, atau pencapaian terbaiknya bersama Ducati. Dalam balapan itu, Rossi juga menggunakan sasis dan swing-arm baru pada tunggangannya.



Akan tetapi, sirkuit Misano adalah tempat di mana Rossi sebelumnya sempat melakukan tes dengan sasis dan swing-arm tersebut. Jadi, Aragon pun akan memberikan tantangan baru apakah sasis dan swing-arm baru itu memang kembali membuahkan hasil positif baginya.



"Ini juga akan menjadi kesempatan pertama untuk melihat seberapa besar kemajuan kami di lintasan yang amat berbeda dengan Misano. Apapun, akan kita lihat nanti. Ini akan menjadi kesempatan untuk melihat apa kami benar-benar sudah membaik," kata pebalap Italia berjuluk The Doctor itu.



Dari dua penampilan di Aragon, Rossi cuma bisa finis di posisi enam bersama Yamaha pada tahun 2010 dan posisi 10 bersama Ducati musim lalu.











Sumber

Rabu, 19 September 2012

Kini Motor Rossi Lebih Stabil

Kini Motor Rossi Lebih Stabil - Valentino Rossi menjajal rangka dan elektronik anyar motor Desmosedici GP12 di Sirkuit Misano, kemarin. Hasilnya, ia merasa terkesan dengan swingarm baru yang akan dibawa Ducati untuk balapan di Aragon 30 September mendatang.









The Doctor, yang turun bersama Nicky Hayden dan test rider, Franco Battaini, menjajal rangka baru yang memiliki geometri yang sama seperti sasis yang dipakainya menjalani balapan MotoGP Misano akhir pekan lalu. Bedanya, kali rangkanya diklaim memiliki tingkat kelenturan lebih tinggi.



Namun setelah melakukan tes selama 53 lap, Rossi mengaku kurang sreg dengan rangka baru tersebut. "Kami mencoba rangka berbeda yang memiliki kelenturan berbeda. Tetapi sejujurnya saya tidak terlalu menyukainya. Rangka tersebut memang bisa memperbaiki sejumlah bagian, tetapi kami juga mendapat masalah baru di area yang lain. Kesimpulannya, rangka tersebut bukanlah suatu kemajuan, jadi menurut saya, kami tidak akan mempergunakannya kembali," kata Rossi dikutip dari BSN, kemarin.



Padahal, dalam balapan akhir pekan lalu dimana Rossi menyabet peringkat kedua, ia merasa sangat diuntungkan dengan rangka motor yang dinilainya lebih bersahabat.



"Rangka motor tersebut membuat kami bisa leluasa mengubah bagian depan motor. Kami melakukan sebuah perubahan yang memberi saya kepercayaan diri lebih besar, dan selama warm up kami mengubah sejumlah hal kecil. Rangka baru membuat saya bisa membalap dengan baik dan cara yang sudah lama tidak bisa saya lakukan," ujarnya mengomentari balapan pada Minggu (16/9/2012).



Ia justru lebih tertarik dengan swingarm baru yang dinilainya lebih mantap saat dipakai untuk menggeber. "Kami juga mencoba swingarm baru yang sangat saya sukai karena memberi saya lebih banyak grip saat berakselerasi. Ini membuat motornya bisa lebih stabil saat keluar dari tikungan. Jadi, menurut saya, kami akan mempergunakan swingarm baru mulai di Aragon. Jadi di sana kita akan lihat bagaimana potensi kami saat membalap di trek lain," katanya.



Rossi, yang musim depan kembali ke Yamaha, sepertinya memang semakin nyetel dengan Ducati belakangan ini. Di Sirkuit Misano akhir pekan lalu, ia berhasil naik podium di posisi dua. "Motornya sangat seimbang dan saya bisa membalap dengan baik. Bahkan saya bisa berakselerasi dengan traksi yang cukup baik," kata Rossi mengomentari jalannya balapan.



Sayangnya, rekannya, Hayden kurang optimal memanfaatkan uji coba lantaran tangannya masih cedera dan belum sepenuhnya pulih. Ia hanya turun 14 lap, dan karenanya ia kurang bisa merasakan efek dari rangka dan swingarm baru tersebut. Kendati demikian, secara umum ia menyebut adanya perbedaan yang jauh lebih baik.



"Rangka baru tersebut terasa lebih baik. Tentu saja, saya memiliki rasa percaya diri yang besar karena grip depan lebih baik dalam pengereman dan saat memasuki tikungan, sehingga berbelok akan menjadi lebih baik. Menurut saya, ini merupakan sebuah langkah tepat dan saya senang terhadap kerja yang sudah dilakukan Ducati, karena saya bisa mengerem dengan sedikit berbeda," katanya.



Teknisi Ducati, Filippo Preziosi menyambut positif reaksi dari dua pembalapnya.



"Jelas kami akan membawa swingarm ini ke Aragon karena Rossi sangat menyukainya. Namun kalau untuk rangka baru, berdasarkan data yang kami kumpulkan, kami harus mempercepat produksi rangka berikutnya yang akan bisa didatangkan sebelum Valencia," kata Preziosi.

Senin, 17 September 2012

Penampilan Rossi di Puji Lorenzo

Penampilan Rossi di Puji Lorenzo - Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, memuji penampilan Valentino Rossi yang impresif di Sirkuit Misano, San Marino, Minggu (16/9/2012). Dalam balapan sebanyak 27 lap itu, Rossi finis di posisi kedua, di belakang Lorenzo yang memang tampil sangat dominan.









"Jujur, Valentino sangat berani dalam balapan ini," ujar Lorenzo, seperti dilansir Crash.net, Senin (17/9/2012). "Dia membalap dengan cara yang sangat bagus. Hanya finis empat detik di belakangku dengan Ducati merupakan sebuah balapan yang bagus.



"Terutama di pertengahan balapan, dia bisa mendekati sehingga saya harus lebih mendorong lagi."



Lorenzo tak mendapat perlawanan sengit dalam lomba tersebut sehingga dia dengan cukup mudah meraih kemenangan keenam sepanjang musim 2012, sekaligus melicinkan jalan untuk merengkuh gelar keduanya di ajang MotoGP. Juara dunia 2010 ini menyentuh garis finis dengan keunggulan 4,4 detik dari Rossi. Rival berat Lorenzo, Dani Pedrosa, tak bisa melanjutkan balapan setelah kecelakaan di lap kedua.



Musim depan, Lorenzo dan Rossi kembali menjadi rekan setim setelah Rossi sepakat menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan tim Jepang tersebut. Ini berarti mereka kembali mengulangi kisah yang sempat terajut antara 2008-2010, sebelum Rossi pindah ke Ducati.



Dengan kemenangan di Misano ini, Lorenzo makin mantap di puncak klasemen. Juara dunia 2010 ini unggul 38 poin atas pebalap Repsol Honda, Pedrosa. Dengan lima seri tersisa, peluang Lorenzo untuk menjadi juara kian terbuka lebar meskipun Pedrosa pun memiliki kans serupa.



















Sumber :Crash.net

Rossi Persembahkan Hasil di Misano untuk Simoncelli

Rossi Persembahkan Hasil di Misano untuk Simoncelli - Valentino Rossi mempersembahkan podium "spesial" di Misano untuk orang yang namanya sekarang jadi nama sirkuit, Marco Simoncelli. Dalam balapan di sirkuit tersebut, Minggu (16/9/2012), Rossi tampil impresif sehingga finis di posisi kedua.







Rossi memang sangat dekat dengan Simoncelli, yang tewas dalam sebuah kecelakaan hebat di GP Malaysia pada 23 Oktober 2011. Sebagai penghormatan atas dirinya, nama pebalap berambut kribo itu diabadikan pada Sirkuit Misano, yang merupakan trek di tanah kelahiran Simoncelli.



Dalam lomba di Misano ini, Rossi tampil memukau karena sejak awal dia langsung melejit ke urutan kedua, meski start dari posisi keenam. Ini adalah hasil terbaik Rossi bersama Ducati dalam balapan di lintasan kering. Hasil ini juga menjadi spesial, karena jadi kado manis perpisahannya dengan Ducati di hadapan publik Italia, sebelum bergabung dengan Yamaha pada musim depan.



"Posisi kedua terasa spesial karena disaksikan banyak penonton," ujar Rossi. "Pertama karena di sini, di Misano, sangat dekat dengan kotaku, balapan di rumahku. Kedua karena sirkuit ini bernama Marco, sehingga saya ingin memberikan hasil ini kepadanya. Saya pikir dia telah membantuku."



Untuk balapan di San Marino ini, Ducati memberikan Rossi sasis baru dan lengan ayun baru. Hasilnya, Rossi berhasil menjadi runner-up, di belakang pebalap Yamaha yang kini makin kokoh di puncak klasemen, Jorge Lorenzo. Rossi pun memuji usaha Ducati, walaupun dia sempat khawatir dengan kemampuan untuk mempertahankan kecepatan.



"Ini sebuah hasil penting bagiku, bagi tim, dan semua orang yang bekerja untukku dan yang tidak pernah menyerah menghadapi momen sulit, serta bagi Ducati," tambah juara dunia tujuh kali MotoGP ini. "Orang-orang di Bologna sudah bekerja keras untuk proyek ini dan sekarang kami sampai kepada balapan yang hebat untuk meraih podium. Terima kasih kepada semua orang atas hasil yang hebat ini."



















Sumber :autosport



Sabtu, 15 September 2012

Menurut Velentino Rossi Balapan Akan Jadi Ujian Sesungguhnya

Menurut Velentino Rossi Balapan Akan Jadi Ujian Sesungguhnya | Valentino Rossi menegaskan bahwa balapan di Sirkuit Misano, San Marino, Minggu (16/9/2012) ini akan menjadi ajang pembuktian, apakah sasis dan lengan baru Ducati benar-benar bisa membawa kemajuan. Di GP San Marino ini, Desmosedici GP12 menggunakan dua hal baru tersebut.







Rossi menempati peringkat keenam pada kualifikasi, Sabtu (15/9), sehingga dia akan start dari barisan kedua dalam balapan yang menjadi penampilan terakhirnya bersama Ducati di depan publik Italia. Ini menjadi pencapain terbaiknya sepanjang musim 2012, meskipun masih cukup jauh dari peraih pole position, Dani Pedrosa, di mana terpaut 0,7 detik.



Selain itu, Rossi merasa ada perubahan yang cukup signifikan. Juara dunia tujuh kali MotoGP ini menilai ada peningkatan rasa pada front end dan ban belakang pun lebih stabil. Dua area tersebut merupakan titik kelemahan yang membuat Ducati kesulitan sepanjang musim ini.



Meskipun demikian, Rossi menilai bahwa kemajuan itu harus mendapat ujian yang sesungguhnya. Dan, balapan nanti akan menjadi arena pembuktian apakah Ducati sudah semakin kompetitif atau belum.



"Hari ini latihannya bagus, karena pada akhirnya kecepatanku positif sehingga saya tidak terlalu jauh dari para pebalap di depan," ujar Rossi.



"Barisan kedua sangat penting untuk menghadapi balapan, dan terutama jarak dari pole hanya 0,7 detik. Itu cukup bagus karena kami mencoba sasis baru, dan lengan ayun baru secara bersama-sama. Tampaknya ini membuat sebuah perubahan.



"Kami bisa memperbaiki posisi di depan, sehingga rasa dan stabilitas lebih baik. Kami mencoba bekerja untuk memperbaiki stabilitas bagian belakang saat masuk tikungan dan tampaknya kami juga mengalami perbaikan.



"Meskipun demikian, terlalu cepat memikirkan hal itu. Kami harus menunggu sampai saat balapan. Seperti Brno (contohnya), kami tidak terlalu buruk di paruh pertama, tetapi di paruh kedua ban belakang mulai sliding terlalu banyak.



"Kami harus melihat - masalah datang dalam 28 lap.



"Banyak pebalap yang sangat dekat dengan kami, yaitu (Cal) Crutchlow, (Stefan) Bradl, dan (Alvaro) Bautista, serta (Ben) Spies. Ini akan menjadi pertarungan yang bagus dan kami berharap bisa bertahan dengan mereka untuk mencoba meraih hasil bagus.



"Saya yakin, besok para pebalap lain akan lebih cepat saat pemanasan, sehingga kami harus melakukan hal yang sama untuk bertahan dengan mereka."





Valentino Rossi Hari Minggu ini Ikut Balap Mobil









Sumber :autosport



Valentino Rossi Hari Minggu ini Ikut Balap Mobil

Valentino Rossi Hari Minggu ini Ikut Balap Mobil - Bintang MotoGP, Valentino Rossi, akan kembali mengikuti balapan roda empat. "The Doctor" bakal duduk di atas mobil sport Ferrari dalam penampilan keduanya di Blancpain Endurance Series, yang akan berlangsung pada 23 September mendatang di Nurburgring, Jerman.







Kali ini, Rossi akan menggunakan Kessel Racing Ferrari 458 Italia untuk tampil di kelas Pro-Am. Juara dunia tujuh kali MotoGP ini tetap menggunakan nomor keramatnya, 46, yang bakal terpampang di mobil.



Pada keikutsertaannya bulan April lalu di Monza, Rossi dan teman baiknya, Alessio "Uccio" Salucci, menempati posisi ke-10 saat kualifikasi. Peraih sembilan gelar juara grand prix ini finis di posisi ke-18 dalam balapan yang berlangsung di trek basah tersebut.

















Sumber

Minggu, 26 Agustus 2012

Dani Pedrosa Juara di Ceko

Dani Pedrosa Juara di Ceko - Jorge Lorenzo tak bisa membuktikan ucapannya bahwa dengan absennya Casey Stoner ia akan lebih mudah memenangkan lomba. Buktinya, dalam balapan di Ceko sebagai seri ke-12 yang berlangsung di Automotodromo Brno, Minggu (26/8) justru menjadi milik Dani Pedrosa. Pebalap Honda Racing ini terlibat persaingan sengit dengan Lorenzo di lap terakhir (lap 22).Tapi, pertarungan di empat tikungan terakhir itu, akhirnya dimenangkan oleh Dani Pedrosa.



Dani Pedrosa Juara di Ceko




Ini kemenangan ketiganya musim ini dan dengan mendapat tambahan 25 angka, pebalap Spanyol ini tetap menduduki peringkat kedua klasemen sementara. Selisih angkanya yang semula 18 angka dengan Lorenzo, kini tinggal 13 angka.





Pertarungan seru lap terakhir

Sementara Lorenzo tak bisa membuktikan ucapan yang dilontarkan jelang lomba. Ketika start, andalan Yamaha ini melesat dengan mulus dan dapat mempertahankan posisi terdepannya. Namun, performa Yamaha M1 yang dibesutnya masih kalah cepat dengan RC212V milik Pedrosa.



Buktinya, meski Lorenza berhasil mempertajam rekor waktu balapan miliknya dari 1:56,670 (dikukir 2009) jadi 1:56,620, tapi Pedrosa mampu mempertajamnya 1:56,412 detik. Bahkan kewtika Lorenzo kembali mewngukir 1:56,399 detik, lagi-lagi Pedrosa bisa melesat lebih cepat dengan 1:56,351.



Sadar tenaga motor kurang, Lorenzo pun mengubah taktik balapnya dengan melakukan pengereman yang dekat di tikungan. Tujuannya, agar saat di mulut Pedrosa tidak menempel rapat, sehingga ketika keluar bisa menjaga jarak. Siasat ini berhasil dijalankannya, namun Pedrosa membaca dan coba memaksimalkan tenaga motor di jalur lurus.



Baru pada lap 11, Pedrosa dapat mengambil alih posisi terdepan. Dengan unggul tenaga, ia pun coba menjaga irama lomba. Lorenzo sempat dua kali coba menyalipnya di lap 12, tapi dapat diambil segera. Usaha Lorenzo untuk memenangkan lomba dicoba lagi pada lap terakhir.



Jelang empat tikungan terakhir ia dapat menyalip Pedrosa, tapi pebalap Honda itu dapat membalasnya lagi. Dua tikungan terakhir, Lorenzo coba menyusul dari sisi luar ketika tikungan kekiri. Sayang, usahanya terlalu melebar, sehingga Pedrosa yang berada di dalamnya dapat masuk duluan di tikungan terakhir (kekanan) menyentuh garis finis.



Sementara pemenang ketiga direbut oleh Cal Crutchlow dari tim satelit Monster Yamaha Tech 3. Ia tampil konsisten sejak start tanpa dapat dikejar oleh rekan setimnya Andre Divisiozo yang tahun depan membela Ducati gantikan posisi Valentino Rossi.



Rossi sendiri harus puas menempti urutan ketujuh. Padahal, ketika start, The Doctor langsung melejit di urutan kelima. Namun, baru dua lap di tikungan motornya mengeluarkan asap tebal dan itu terulang lagi pada lap 5. Ia tetap bisa terus berlomba, hanya performa motornya tampak menurun.



Buktinya, pada lap 8 ia dilibas oleh rookie Bradl yang membesut Honda dan tiga lap kemudian digeser lagi oleh Alvaro Bautista. Akhirnya, Rossi harus puas finish ke-7.





Hasil Lomba

1. Dani Pedrosa Honda 42m51.570s

2. Jorge Lorenzo Yamaha + 0.178s

3. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha + 12.343s

4. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha + 18.591s

5. Stefan Bradl LCR Honda + 25.582s

6. Alvaro Bautista Gresini Honda + 29.451s

7. Valentino Rossi Ducati + 34.514s

8. Randy de Puniet Aspar Aprilia + 1m04.285s

9. Karel Abraham Cardion Ducati + 1m08.278s

10. Aleix Espargaro Aspar Aprilia + 1m09.972s

11. Toni Elias Pramac Ducati + 1m10.003s

12. Yonny Hernandez Avintia FTR-Kawasaki + 1m24.040s

13. Colin Edwards Forward Suter-BMW + 1m27.898s

14. Michele Pirro Gresini FTR-Honda + 1m36.165s

15. James Ellison Paul Bird Aprilia + 1m40.565s

16. Mattia Pasini Speed Master Aprilia + 1m41.226s

17. Danilo Petrucci Ioda-Aprilia + 1 Lap



Klasemen sementara sampai seri 12

1 Jorge Lorenzo 245

2 Daniel Pedrosa 232

3 Casey Stoner 186

4 Andrea Dovizioso 150

5 Cal Crutchlow 122

6 Stefan Bradl 105

7 Alvaro Bautista 102

8 Valentino Rossi 100











http://otomotif.kompas.com

Jumat, 24 Agustus 2012

Pedrosa Kembali Tercepat, Lorenzo Jatuh

Pedrosa Kembali Tercepat, Lorenzo Jatuh - Hari pertama free practice MotoGP Republik Ceko jadi milik Dani Pedrosa. Setelah mengalahkan Jorge Lorenzo di sesi pertama, pembalap Honda itu kembali jadi yang tercepat di sesi kedua.







Sesi latihan bebas kedua yang digelar do Sirkuit Brno, Jumat (24/8/2012) malam WIB sepertinya akan gantian dikuasai Lorenzo. Sejak awal hingga pertengahan sesi dia terus menajamkan waktunya dan berada di posisi teratas.



Namun 17 menit sebelum sesi berakhir, jagoan Yamaha itu terjatuh setelah gagal menguasai kedali pada ban depan motornya. Hampir di saat bersamaan Lorenzo terjatuh, Pedrosa berhasil mencatatkan waktu terbaiknya yakni satu menit 56,858 detik.



Usai kecelakaan, Lorenzo masih mampu kembali ke motornya untuk menuntaskan sesi free practice kedua. Namun dia tak mampu menyaingi apa yang sudah diraih Pedrosa. Catatan waktu terbaik Lorenzo adalah satu menit 56,911 detik, atau setengah detik lebih lambat dibanding Pedrosa.



Andrea Dovizioso kembali duduk di posisi tiga usai mencatat waktu 1'57.055. Dia dibayangi Cal Crutchlow yang menjadi pembalap tercepat keempat.



Dengan waktu 1'57.250, Stefan Bradl berhak atas posisi kelima. Dia mengalahkan Valentino Rossi di urutan keenam yang lebih lambat 0,065 detik. Posisi tujuh menjadi kepunyaan Alvaro Bautista, sementara di belakangnya ada Ben Spies, Aleix Espargaro, dan Toni Ellias.



Hasil Free Practice II MotoGP Republik Ceko



Pos Rider Team/Bike Time Gap

1. Dani Pedrosa Honda 1m56.858s

2. Jorge Lorenzo Yamaha 1m56.911s + 0.053s

3. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha 1m57.055s + 0.197s

4. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha 1m57.215s + 0.357s

5. Stefan Bradl LCR Honda 1m57.250s + 0.392s

6. Valentino Rossi Ducati 1m57.315s + 0.457s

7. Alvaro Bautista Gresini Honda 1m57.573s + 0.715s

8. Ben Spies Yamaha 1m57.790s + 0.932s

9. Aleix Espargaro Aspar Aprilia 1m59.185s + 2.327s

10. Toni Elias Pramac Ducati 1m59.228s + 2.370s

11. Karel Abraham Cardion Ducati 1m59.251s + 2.393s

12. Randy de Puniet Aspar Aprilia 1m59.498s + 2.640s

13. Michele Pirro Gresini FTR-Honda 1m59.833s + 2.975s

14. Yonni Hernandez AvintiaFTR-Kawasaki 1m59.886s + 3.028s

15. Mattia Pasini Speed Master Aprilia 2m00.258s + 3.400s

16. Colin Edwards Forward Suter-BMW 2m00.296s + 3.438s

17. Ivan Silva Avintia Inmotec-Kawasaki 2m00.773s + 3.915s

18. James Ellison Paul Bird Aprilia 2m01.137s + 4.279s

19. Danilo Petrucci Ioda-Aprilia 2m01.625s + 4.767s

( din / din )













 http://sport.detik.com











Rabu, 22 Agustus 2012

Jerry Burgess dan Valentino Rossi Bakal Berpisah

Burgess dan Valentino Rossi Bakal Berpisah - Bos kru yang sudah sangat lama mendampingi Valentino Rossi, Jerry Burgess, mengatakan dirinya belum memutuskan apakah akan mengikuti pebalap Italia itu ketika kembali bergabung dengan Yamaha pada MotoGP musim 2013. Yang pasti, pria asal Australia ini ingin menyelesaikan pekerjaannya bersama Ducati.



Jerry Burgess dan Valentino Rossi Bakal Berpisah


Burgess, yang pernah membawa kesuksesan bagi beberapa pebalap top seperti Wayne Gardner dan Mick Doohan, mulai mendampingi Rossi di Honda, kemudian mengikutinya pindah ke Yamaha dan Ducati. Tetapi sekarang, dia belum memastikan langkahnya.



"Saya tidak tahu, belum ada yang menanyakanku tentang sesuatu (tentang kemungkinan kembali ke Yamaha)," ujar Burgess kepada Gazzetta dello Sport, Rabu (22/8/2012). "Saya pasti akan memikirkan tentang itu."



Burgess mengatakan bahwa dia memahami keputusan Rossi untuk meninggalkan Ducati, meskipun secara pribadi, dia yakin tim asal Italia itu sudah tidak jauh lagi dari kesuksesan.



"Saya ingin menyelesaikan pekerjaan (di Ducati). Kami tidak jauh lagi, mungkin masih kurang 1 persen. Dalam dua tahun ini, Ducati sudah banyak belajar, dan bagiku, mengecewakan bila kami tidak bisa menyelesaikannya," jelas Burgess.



"Tetapi saya memahami bagaimana Valentino ingin menghabisi kariernya di posisi atas, dan dia merasa itu bisa dilakukan dengan Yamaha.



"Saya pikir tidak ada yang salah - di bagian tertentu kami tidak berhasil memberikan kepada Valentino apa yang dia minta, sedangkan di bagian lain kami mampu melakukannya.



"Kami harus menyesuaikan sasis di sekitar mesin yang sudah dirancang, dan itu akan memakan waktu beberapa tahun atau lama, dalam menemukan solusi terbaik. Ducati tidak memiliki pengalaman yang dimiliki pabrik-pabrik Jepang.



"(Pada akhir 2010) Saya berpikir itu mungkin untuk membangun sebuah motor bagi Valentino, tetapi ini adalah prototype yang sepenuhnya butuh pendekatan baru, sehingga inilah alasan mengapa begitu banyak kegagalan. Saya yakin kami akan mampu membuatnya, tetapi Valentino tidak memiliki banyak waktu."









Sumber:

Minggu, 19 Agustus 2012

Rossi Terkejut dan Kecewa, Dikalahkan Pebalap CRT

Rossi Terkejut dan Kecewa, Dikalahkan Pebalap CRT - Pebalap Ducati, Valentino Rossi, mengaku sangat terkejut dan kecewa dengan hasil kualifikasi GP Indianapolis, Sabtu (18/8/2012). Dalam sesi yang diwarnai tiga kecelakaan hebat tersebut, "The Doctor" terlempar dari posisi 10 besar karena tercecer di peringkat ke-11.





Rossi Terkejut dan Kecewa, Dikalahkan Pebalap CRT


Sebenarnya, hasil buruk saat kualifikasi bukanlah sesuatu yang mengejutkan bagi Rossi, karena itulah titik kelemahannya (lemah saat kualifikasi) pada musim kedua di bersama Ducati. Akan tetapi, kali ini dia justru dikalahkan oleh pebalap CRT, Randy de Puniet, yang ada di peringkat ke-10, dan terpaut 1,9 detik dari peraih pole position, Dani Pedrosa.



"Ini sangat memalukan bagi kami, karena setelah pagi hari kami optimistis," ujar Rossi kepada situs resmi MotoGP, Sabtu. "Kami melakukan sebuah modifikasi pada motor, yang memperbaiki rasaku. Saya membuat sejumlah catatan waktu lap yang bagus, baik dengan ban keras maupun lunak, sehingga kami berharap akan lebih baik saat kualifikasi.



"Sayang, pada sore hari dengan temperatus yang lebih tinggi, kami mengalami banyak masalah dengan grip ban belakang dan saya lebih lambat dibandingkan dengan saat pagi hari. Ini disayangkan, karena saya harus start lebih di belakang lagi. Tetapi tahun ini memang sangat sulit, sangat berat.



"Sekarang kami harus memahami masalah, modifikasi motor untuk besok, dan terutama memahami jika kami bisa bertahan dengan irama yang cukup bagus."



Meskipun demikian, Rossi berjanji akan membuat kemajuan saat balapan, Minggu (19/8), sehingga dia bisa lebih baik dari apa yang diraih saat kualifikasi. 












Sumber

Sabtu, 18 Agustus 2012

Rossi Siap Pensiun Andai Gagal Bersama Yamaha

Rossi Siap Pensiun Andai Gagal Bersama Yamaha - Valentino Rossi menegaskan bakal pensiun dari ajang MotoGP seadainya ia tidak bisa meraih hasil optimal bersama Yamaha. Pembalap Italia itu kembali bergabung dengan Yamaha setelah dua tahun gagal meraih prestasi bersama Ducati.



Rossi Siap Pensiun Andai Gagal Bersama Yamaha




Selama dua tahun membela tim pabrikan Italia itu, the Doctor hanya mampu dua kali naik podium. Itu sebabnya dia sempat mengatakan tidak mudah untuk menjaga motivasi dirinya.



"Sebelum bicara kemenangan dan gelar kesepuluh yang menjadi impian, saya harus mengerti apakah saya masih bisa bersaing di posisi depan untuk kemenangan dan sampai menjadi juara?" ujar the Doctor dikutip majalah Gazzetta dello Sport.



"Terus terang saya tidak bisa menjawab. Karena saya belum punya program. Saya hanya ingin bersenang-senang lagi dan membalap dengan senyum," tambah dia. "Seadainya saya hanya menduduki posisi kelima atau keenam, itu berarti saya harus pensiun. Sebab saya sudah 15 tahun bergelut di dunia ini."



Secara tulus Rossi meminta maaf atas ketidakmampuannya membawa sukses Ducati, tapi dia berharap bisa bersinar lagi di Yamaha.



"Saya menyesal tidak bisa membawa kejayaan Italia bersama Ducati. Saya minta maaf kepada fan dan semua orang yang telah bekerja dalam proyek ini," Rossi dengan mimik serius.



"Saya sudah melalui dua musim yang sulit. Sayangnya, kami gagal memperbaiki kecepatan, performa dan merebut posisi terdepan. SAya menemukan banyak orang hebat di Ducati dan saya senang bekerjasama dengan mereka."



"Tapi situasinya sudah berubah. Saat membela Yamaha pada kali pertama pada 2004, usia saya masih 24. Kini usia saya sudah 33 tahun. Saya pembalap yang hidup dua kali."



"Saya menang lima kali beruntun dan hanya dua pembalap lain yang bisa melakukannya. Kemudian saya kalah, tapi saya kembali dan menang lagi. Jadi saya berharap bisa menjadi orang hidup tiga kali," tandas Rossi.



Rossi berharap mayoritas krunya mengikuti jejaknya ke Yamaha, seperti ketika mereka ikut pindah dari pabrikan Jepang itu ke Ducati.(AP/Rtr/ICH)



Baca juga: Posisi Valentino Rossi Digantikan Andrea Dovizioso









Sumber

Rabu, 15 Agustus 2012

Posisi Valentino Rossi Digantikan Andrea Dovizioso

Posisi Valentino Rossi Digantikan Andrea Dovizioso - Spekulasi seputar masa depan Valentino Rossi sudah mereda seiring rilis dari kubu Yamaha yang menyebutkan Rossi comeback ke Yamaha. Spekulasi pun beralih ke Ducati yang ditinggalkan Rossi. Sepeninggal Rossi, dipastikan satu kursi pembalap lowong untuk musim depan.



Posisi Valentino Rossi Digantikan Andrea Dovizioso




Kabar terbaru datang dari Italia. Dua media terbitan Italia, Sportmediaset dan Gazzetta dello Sport, sudah memberitakan Ducati tak perlu berlama-lama lagi mematikan penggannti Rossi. Dua media itu menyebut Andrea Dovizioso yang akan mengisi kursi lowong itu.



Belum ada kepastian apa pun dari pihak-pihak yang disebutkan. Kabar yang santer berhembus adalah Ducati menyiapkan kontrak berdurasi dua tahun untuk pembalap yang masih memperkuat Yamaha Tech 3 itu. Pengumuman resmi akan kabar tersebut diperkirakan bakal dilakukan setelah MotoGP Indianapolis akhir pekan ini.



Meski begitu, sebelum membubuhkan tanda tangannya, Dovi meminta Ducati sekaligus Audi sebagai pemilik baru tim Ducati untuk memberikan perubahan signifikan pada motor. Pembalap 24 tahun itu tak mau nasibnya sama dengan Rossi yang menemui kegagalan bersama Ducati, juga pembalap Italia lainnya Marco melandri yang juga mendapatkan masalah motor.



Bagi Ducati, sebenarnya Dovizioso bukanlah target utama dan membawa keuntungan dalam sisi popularitas seperti Rossi. Namun, tim yang bermarkas di Bologna, Italia, itu mempertimbangkannya karena Dovi pernah berjasa memberi masukan untuk mengimprovisasi performa motor Honda RC212V pada musim balap tahun lalu.



Nama Dovi juga baru muncul belakangan dalam pusaran bursa pembalap Ducati. Sebelumnya nama rekan setimnya di Tech 3 Cal Crutchlow disebut lebih cocok sebagai pengganti Rossi. Tapi, kabar itu malah dimentahkan Manajer tim Ducati Vittoriano Guareschi. Dia melontarkan ide, Ducati saat ini butuh pembalap yang tak hanya cepat dan cukup senior, tetapi juga pekerja keras, rasional, dan konstan dalam hasil akhir.



"Dovizioso adalah orang yang memenuhi kriteria itu. Dia sangat jarang melakukan kesalahan di musim balap tahun ini. Dan yang paling penting, sepertinya Dovizioso akan sangat berkomitmen untuk memberikan tenaga ekstra terhadap pengembangan motor bersama tim," jelas Guareschi seperti dikutip Gazzetta dello Sport.



Sementara di Sportmediaset, dijelaskan bahwa Dovizioso sangat terlecut untuk membuktikan bahwa dirinya mampu memecah kebuntuan yang dialami Ducati dan Rossi tanpa banyak bicara.



"Ducati sudah memperlihatkan banyak komitmen dan mereka sudah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki motor," ungkap Manajer Dovi, Simone Batistella



Masa depan Dovizioso sebenarnya juga masih menjadi tanda tanya. Meski dikabarkan sudah sepakat bergabung Ducati, dia juga ternyata mendapatkan penawaran kontrak baru untuk bertahan di Tech 3. Kabar lain menyebutkan, Dovizioso sedang dalam pembicaraan untuk kembali ke Honda setelah bernegosiasi dengan pemilik tim satelit Fausto Gresini. (ady)









Sumber



Rabu, 01 Agustus 2012

Valentino Rossi Bantah Berniat Tinggalkan Ducati


Valentino Rossi Bantah Berniat Tinggalkan Ducati  - Valentino Rossi membantah dirinya sudah memutuskan untuk meninggalkan Ducati musim depan. Menurutnya, ia masih memiliki beberapa motivasi yang sangat menarik baginya untuk tetap di Ducati musim 2013.



Salah satu alasannya adalah Rossi ingin meraih gelar juara dunia dengan tiga motor yang berbeda, Honda, Yamha, dan Ducati. "Salah satunya (alasan) ada suatu keindahan untuk mencoba menang dengan tiga pabrikan yang berbeda, sesuatu yang belum pernah dicapai siapa pun," katanya seperti dilansir Autosport.com.









Meskipun Rossi mengaku kesulitan memperoleh motivasi dengan motor Desmosedici, ia katakan bahwa ia masih belum membuat keputusan apa-apa - meskipun ia bersikeras bahwa faktor penentu pilihannya untuk musim depan adalah motor yang kompetitif, bukan uang. "Sebenarnya Ducati telah membuat penawaran (uang) yang lebih rendah dibandingkan dengan yang sebelumnya.

Namun ini bukan hal yang penting. Dengan Ducati saya bisa mendapatkan banyak uang dibandingkan dengan Yamaha. Jadi, jika uang adalah hal yang penting, saya sudah membuat keputusanku," kata sang juara dunia sembilan kali.



Menanggapi komentar pebalap Yamaha Jorge Lorenzo mengenai kelayakan Rossi untuk mendapatkan motor yang kompetitif, Rossi mengatakan, "Jorge (Lorenzo) adalah salah satu dari sedikit pebalap yang menghormatiku dan aku berterima kasih padanya. Ia benar, saya juga berpikir demikian, saya pikir saya layak mendapatkan motor yang kompetitif," ujar pebalap Italia tersebut. (Autosport/BEN/ARI)







Sumber


Selasa, 31 Juli 2012

Kontroversi di Ganda Putri Pebulutangkis

Kontroversi di Ganda Putri Pebulutangkis - Para penonton meneriakkan nada kekecewaan saat pertandingan bulutangkis ganda putri berlangsung di Wembley Arena.







Mereka mencemooh saat pertandingan berlangsung antara pasangan Cina Yu Yang dan Wang Xiaoli menghadapi ganda putri Korea Selatan Jung Kyung-eun dan Kim Ha-na.



Pertandingan tersebut berakhir dengan kontroversi karena kedua pasangan sering melakukan kesalahan termasuk kesalahan dasar menyangkut di net.



Kedua pasangan ini sebelumnya sudah dipastikan melaju ke perempat final dan pemenang di grup mereka akan menghadapi ganda Cina Tian Quing dan Zhaou Yunlei.



Dan sepertinya pasangan Yu Yang dan Wang Xiaoli yang menempati unggulan pertama terkesan sengaja kalah agar terhindar bertemu dengan sesama rekan negaranya di babak perempat final.



Dalam pertandingan tersebut, reli terlama hanya bertahan empat pukulan, membuat wasit Thorsten Berg memperingati kedua pasangan.



Pasangan Korea menyudahi permainan dalam waktu 23 menit dengan skor 21-14 21-11. Sehingga dua ganda Cina kemungkinan bisa bertemu di final.



Pasangan Korea Selatan enggan memberikan komentar, tetapi Yu mengatakan dia dan Wang memangn menyimpan energi untuk babak berikutnya.



Yu mengatakan: ''lawan kami sangat kuat. Ini pertama kalinya kami bermain lawan mereka dan Rabu adalah babak gugur, jadi kami sudah lolos kualifikasi dan kami ingin menyimpan tenaga di babak berikutnya.''



Tetapi pelatih kepala Korea Selatan Sung Han-Kook mengatakan: ''Ini tidak seperti semangat Olimpiade. Bagaimana mungkin pasangan nomor satu dunia bermain seperti itu?''



'Kartu Hitam'



Kontroversi berikutnya terjadi saat pasangan Korea Selatan unggulan ketiga Ha Jung-Eun dan Kim Min-Jung bertemu ganda Indonesia Meiliana Juahari dan Greysia Polii yang bermain dengan pola yang sama seperti pertandingan sebelumnya.



Wasit Berg bahkan sampai mengeluarkan kartu hitam, tanda diskualifikasi, tetapi kemudian dibatalkan dan pertandingan dilangsungkan kembali setelah protes dari tim Indonesia.



Kedua pasangan ini juga sudah lolos dari babak kualifikasi, dengan pemenang dari Grup C akan menghadapi Yu dan Wang dan hal itu dihindari oleh kedua pasangan.



Pasangan Korea pun menutup dengan kemenangan 18-21 21-14 21-12 adan tidak memberikan komentar usai pertandingan, tetapi Greysia Polii kepada wartawan mengatakan: ''Saya tidak tahu apa yang terjadi. Itu adalah pertandingan, kita harus menerima semua hasilnya.''



"Apakah mereka mempercayai kami bermain jelek atau bagus. Itu diluar kuasa kami. Kami hanya bermain sebagus mungkin yang kami bisa.''



Paisan Rangsikitpho, anggota komite teknis Federasi Bulutangkis Dunia, WBF, mengatakan dia menginginkan ''semua data'' tetapi mengindikasikan badan bulutangkis tersebut akan membahas apa yang telah terjadi.



Sementara IOC menyerahkan sepenuhnya kepada BWF. ''Federasi bulutangkis memiliki pengalaman yang luas dalam olahraga mereka dan kami mempercayai bahwa mereka bisa menangani isu tersebut dengan selayaknya dan mengambil kebijakan yang dibutuhkan.''



BWF kemudian memutuskan untuk memberikan hukuman para pebulutangkis ini karena ''tidak memberikan upaya terbaik untuk memenangkan pertandingan''.



Empat pasangan - dua dari Korea Selatan, satu dari Cina dan satu dari Indonesia - akan menghadapi hukuman indisipliner.







Sumber: BBC Indonesia