Warung Bebas

Kamis, 23 Agustus 2012

Dipagut Ular Kobra, Petani ini Balas Menggigit


Dipagut Ular Kobra, Petani ini Balas Menggigit - Ini berita baru, ini baru berita. Petani Nepal, Mohamed Salmo Miya dipagut ular kobra saat sedang bekerja di sawah. Karena dendam, Miya mengejar kobra putih berbisa itu, lalu menggigitnya sampai ular itu mati.






Dipagut Ular Kobra, Petani ini Balas Menggigit
ilustrasi cobra





Kepala polisi distrik, Uma Prasad Chatruberi menegaskan, saat kejadian itu, Selasa (21/8/2012), Miya sedang bertani di dekat kampungnya, Bardanga, sekitar 200 kilometer tenggara Kathmandu, ibu kota Nepal.



"Saya marah sekali setelah ular itu memagut saya. Saya lantas memburunya dan mencengkeramnya, lalu menggigitnya sampai mati," kata Miya, petani berusia 55 tahun, sebagaimana dikutip suratkabar berbahasa Nepal, Annapurna Post.



Miya mengatakan, dia sebenarnya bisa membunuh kobra itu dengan tongkat kayu. Tetapi karena begitu geramnya, timbul dendam untuk menggigitnya. "Saya berhasil membunuh ular tadi dengan gigitan," ujarnya bangga.



Nepal dikenal dengan berbagai jenis ular berbisa dan tidak berbisa. Pada musim hujan seperti ini, ular-ular di negara di kawasan Pegunungan Himalaya itu semakin aktif. Ular itu termasuk python batu India yang bisa mencapai panjang hingga 10 meter dan kobra raja atau king cobra yang mematikan.



Perkiraan konservatif ada sekitar 20.000 kasus manusia dipagut ular di Nepal sepanjang tahun. Sebagian besar terjadi di dataran Terai di selatan. Tercatat 1.000 orang tewas dipagut ular berbisa di sana.















Sumber :






Hal yang Perlu Diketahui PadaPengantin Baru

Hal yang Perlu Diketahui PadaPengantin Baru - Menyatukan dua kepala dalam satu perahu bukan hal yang mudah, meski saat pacaran Anda dan si dia merasa satu jiwa, satu napas, atau saling klop satu sama lain. Perlu Anda ketahui, hidup bersama perlu banyak penyesuaian dan hal itu terjadi hampir kepada semua pasangan pengantin baru.





1. "Sudah isi belum?"

Pertanyaan ini akan muncul lebih cepat dari yang Anda kira. Padahal, pesta pernikahan saja baru seminggu yang lalu, dan akan semakin sering timbul seiring dengan bertambahnya usia pernikahan. Sangat mungkin hal ini akan menimbulkan stres tersendiri. Tetapi, perlu Anda ingat, ada hal-hal yang memang di luar kendali manusia. Mungkin saja orang yang bertanya tak punya ide topik pembicaraan saat bertemu dengan Anda. Nah, bagaimana jika Anda yang menentukan topik dan mengarahkan percakapan?



2. Lebih sering bertengkar

Gabungan dari dua kehidupan dapat membuat kericuhan sendiri, bahkan bagi pasangan yang sabar sekalipun. Hal sepele, seperti ia selalu saja sembarangan meninggalkan pakaian kotor di lantai, handuk basah di tempat tidur, atau kebiasaan Anda berganti-ganti pakaian sebelum keluar rumah membuatnya gila. Semua itu akan memicu adu mulut, pertengkaran kecil, hingga saling melontarkan ejekan kasar yang selama pacaran tak pernah keluar. Ini bukan sesuatu yang buruk, sebab setelah pertengkaran dan berbaikan terus-menerus, justru mampu menguatkan ikatan kalian. Konflik bisa memecah belah, tapi juga menguatkan hubungan. Meski Anda tak mungkin menghindari konflik dengan suami, tapi tetap bisa mengendalikan hasilnya.



3. Keluarganya ikut campur

Harus disadari bahwa hasil dari pernikahan adalah penambahan anggota keluarga baru yang juga penting. Orang tua suami akan berada dalam hidup Anda untuk jangka panjang (selamanya). Ibu mertua sangat mungkin membuat Anda stres oleh semua nasihat yang tidak Anda minta. Mulai dari dekorasi rumah hingga menu makan malam. Anda akan sangat mungkin dengan mudah menganggap beliau turut campur atau ikut mengatur kehidupan rumah tangga Anda. Kuncinya adalah dengan tetaplah menganggap semua itu sebagai nasihat orang tua kepada anaknya. Terima saja semua masukan darinya, dengarkan lebih dahulu, toh semua keputusan ada di tangan Anda.



4. Kangen ibu sendiri

Sekarang Anda sudah hidup bersama suami, jangan heran jika Anda merindukan hari-hari ketika orang lain mengurus semua tugas domestik yang membosankan. Segala tanggung jawab, mulai dari kebersihan rumah hingga mengatur menu yang dulunya dikerjakan oleh ibu Anda, sekarang menjadi domain Anda. Bahkan jika suami bersedia membantu, tetap saja Anda akan merindukan masa-masa bebas tanggung jawab.



5. Seks menjadi hal yang rutin

Tenang, hal ini tidak berarti bahwa setelah menikah gairah akan semakin melemah atau lenyap. Sebenarnya hanya lebih mudah diprediksi dan menjadi hal rutin yang diulang-ulang. Jangan buru-buru mengambil kesimpulan Anda bosan, karena hal yang sebenarnya terjadi adalah proses perubahan. Bayangkan saja, hal yang dulu masa pacaran bikin kalian penasaran setengah mati sekaligus takut untuk kebablasan, setelah menikah semuanya bebas dilakukan kapan saja. Tak hanya urusan seks, kehidupan bersamanya pada umumnya menjadi pola yang lebih dapat diprediksi. Kurang deg-degannya. Dalam departemen seks tak perlu khawatir, sebab untuk yang satu ini sudah banyak panduannya, misalnya majalah perempuan atau klik saja Kompas Female bagian artikel seks. Masalah teratasi!



6. Kebiasaan buruk terungkap

Mungkin saat pacaran dulu Anda tak pernah mengetahui betapa joroknya dia. Seperti kebiasaan makan di atas tempat tidur sambil menonton televisi dan meninggalkan remah-remah di seprai. Minum soda langsung dari botolnya tanpa gelas, kemudian sisanya ditaruh kembali di kulkas atau meninggalkan piring kotor di meja makan begitu saja. Ingatlah dua hal, pertama, tak ada lelaki yang sempurna. Kedua, Anda menikahinya karena cinta, dan sedikit demi sedikit atas nama cinta ia bisa berubah kok. Apalagi dengan rayuan lembut perempuan yang dicintainya.



7. Mendapatkan hadiah yang tidak romantis

Hal seperti ini tidak selalu terjadi sih, tapi ada kemungkinan tahun depan, saat merayakan ulang tahun pernikahan (atau ulang tahun Anda) sangat mungkin diberi hadiah yang sangat tidak romantis. Misal, Anda mendapatkan hadiah satu set cangkir atau blender. Kebanyakan laki-laki memang selalu berpikir praktis, mungkin ia berpikir Anda membutuhkannya. Saran: tak ada salahnya memberi dia sedikit petunjuk tentang hadiah yang Anda inginkan. Percayalah, seiring waktu ia akan belajar dan tahu hadiah yang Anda suka tanpa diberi petunjuk.



8. Pentingnya liburan berdua

Saat ini, setelah menikah, bulan madu masih terasa baru kemarin. Tetapi, setelah sekian lama menikah dengan banyaknya hal yang selalu saja lebih mendesak dan penting dibanding berlibur berdua, kalian akan lupa untuk mengagendakannya. Sayang sekali, maka sejak awal berkomitmenlah untuk melakukannya rutin. Tak perlu harus menguras kocek banyak seperti liburan keluar negeri, cukup pergi keluar kota berduaan saat akhir pekan. Hal ini akan menjaga romantisme dan mengingatkan kembali alasan kalian berdua menikah, apa lagi kalau bukan cinta.













Sumber: Shine



Bocah Ini Diajak Cari Kayu Lalu Diperkosa

Bocah Ini Diajak Cari Kayu Lalu Diperkosa - Dua pemuda berinisial OT dan YT, memerkosa Bunga (bukan nama sebenarnya), bocah 12 tahun yang masih duduk di bangku SD, Rabu (22/8/2012) lalu.






ilustrasi pemerkosaan




Dua pemuda asal Desa Sanraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, memperkosa Bunga di salah satu areal perkebunan milik warga setempat.



Hingga kini, kedua pelaku masih kabur, sedangkan orangtua korban sudah melapor ke Mapolres Kupang, untuk diproses secara hukum.



Menurut Kabag Humas Polres Kupang Ipda Yoseph Marsudi, Kamis (23/8/2012), orangtua korban sudah membuat laporan tertulis kepada polisi.



"Korban masih dalam pemeriksaan unit PPA Reskrim. Sementara kedua pelaku masih dalam pengejaran untuk diamankan," ujar Marsudi.



Kasus pemerkosaan berawal saat Bunga yang merupakan tetangga kedua pelaku, didatangi OT dan YT. Dengan alasan mencari kayu api, kedua pelaku mengajak korban untuk ikut bersama. Tanpa curiga, korban menurut.



Ketiganya lantas pergi mencari kayu api di areal perkebunan, yang jaraknya cukup jauh dari pemukiman warga. Di tempat inilah, YT langsung melucuti pakaian korban dengan paksa. Sedangkan OT yang saat itu berdiri dekat korban, memegang kaki korban dan membantingnya ke tanah.



Melihat korban tidak berdaya, YT dan OT memperkosa korban secara bergantian. Puas melampiaskan nafsu bejatnya, YT dan OT lari meninggalkan korban sendirian.



"Setelah diperkosa, korban melaporkannya kepada orangtua. Kami sementara lidik," jelas Marsudi. (*)



 Baca Juga:

Inilah Cerita Ibu Kandung Perkosa Anaknya



Cerita Perkosa, Perawat di Bawa Ke Hotel



Cerita Diperkosa Dengan Lima Istri Hingga Tewas











Original

Mau Lihat Mobil Serharga Rp 23 Miliar


Mau Lihat Mobil Serharga Rp 23 Miliar - Bugatti Veyron saat ini masih menyandang gelar sebagai mobil produksi tercepat di dunia. Mobil ini pun jadi incaran kolektor. Karena itu, tidak heran bila ketika Bugatti meluncurkan edisi khusus mobil ini, hanya cukup beberapa hari untuk menjualnya.




Mau Lihat Mobil Serharga Rp 23 Miliar





Bugatti pekan lalu memperkenalkan edisi khusus Bugatti Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse di ajang Pebble Beach Concours d’Elegance yang digelar di California.



Mobil ini pun langsung menjadi incara kolektor. Dan meski harganya mencapai US$ 2,5 juta atau sekitar Rp 23,7 miliar, di akhir acara, rombongan Bugatti pulang tanpa membawa mobil lagi karena mobil yang mereka pamerkan ludes terjual.



Bugatti Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse sendiri adalah sebuah edisi khusus Veyron yang hanya dibuat sebanyak 1 unit saja dengan atap terbuka.



Warna putih-biru yang melaburi tubuhnya terinspirasi dari mobil balap yang sangat sukses dan kini dimiliki oleh pesohor, Jay Leno yakni 1928 Bugatti Type 37A. Sementara interiornya berbalut kulit eksklusif berwarna cokelat.



Pada dasarnya, hanya tampilan saja yang berubah di edisi khusus Veyron ini. Sebab untuk urusan mekanis, Bugatti tidak merubahnya.



Mesinnya disokong oleh dapur pacu W16 berkapasitas 7,9 liter yang membuat aspal bergetar berkat kekuatan 1.200 tenaga kuda dan torsi 1.196 lb-ft yang tersalurkan melalui transmisi dual-clutch 7-speed.



Dengan kekuatan sebesar itu, mobil ini pun mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 2,6 detik saja dengan kecepatan tertinggi yang dibatasi secara elektronik di angka 375 km/jam.









Sumber


Akibat Perkosaan Lebih Besar Hamil Dibanding Seks Biasa

Akibat Perkosaan Lebih Besar Hamil Dibanding Seks Biasa - Perkosaan adalah mimpi buruk semua wanita. Tak hanya mengakibatkan trauma berkepanjangan, kejahatan ini juga dapat menyebabkan kehamilan yang tak diinginkan. Beberapa penelitian menemukan bahwa peluang hamil akibat perkosaan lebih besar dibanding hubungan seks biasa.






Akibat Perkosaan Lebih Besar Hamil Dibanding Seks Biasa
ilustrasi pemerkosaan




Melisa Holmes, spesialis kandungan di South Carolina, AS, memimpin penelitian mengenai kehamilan akibat perkosaan menggunakan data dari National Crime Victims Center. Penelitiannya yang diterbitkan pada tahun 1996 menemukan bahwa 5 persen wanita usia subur korban perkosaan menjadi hamil.



Peluang ini lebih besar dibanding hubungan seks suka sama suka. Sebuah penelitian tahun 2001 dari Princeton University dan the National Institute of Environmental Health Sciences menemukan bahwa kemungkinan hamil akibat hubungan seks biasa tanpa kondom hanyalah sebesar 3,1 persen.



Di Amerika Serikat, pemerkosaan mengakibatkan sebanyak 32.101 kehamilan per tahunnya. Pada tahun 2003, Jonathan dan Gottschall Tiffani dari St Lawrence University menemukan bahwa kemungkinan kehamilan akibat perkosaan ternyata lebih tinggi.



Dari hasil survei terhadap 8.000 orang wanita di seluruh negeri, sebanyak 6,4 persen wanita korban perkosaan berusia subur mengalami kehamilan. Apabila si korban tidak menggunakan obat pengontrol kelahiran, kemungkinannya meningkat jadi 8 persen.



"Data yang tersedia tidak memberi alasan untuk berpikir bahwa kehamilan akibat pemerkosaan adalah jarang atau sedikit dibandingkan kehamilan akibat hubungan seks suka sama suka," kata Jonathan Gotschall seperti dilansir Popular Science, Kamis (23/8/2012).



Alasan kenapa risiko kehamilan akibat perkosaan lebih tinggi diduga karena pemerkosa cenderung menargetkan wanita muda yang sedang berada puncak usia suburnya. Nyatanya, perkosaan paling banyak terjadi pada wanita berusia di bawah 25 tahun dan gadis yang menjelang pubertas.



"Pemerkosa tidak memilih korban secara acak. Tanpa disadari, pemerkosa menargetkan korban berdasarkan kemungkinannya untuk terbuahi oleh sperma dan cenderung menargetkan wanita muda yang sedang tinggi kemampuannya untuk bereproduksi," kata Gordon Gallup, psikolog evolusi di SUNY Albany yang menulis buku 'The Oxford Handbook of Sexual Conflict in Humans'.



Para pria memiliki kemampuan untuk 'membaca' tanda-tanda kesuburan dan mengejar wanita yang paling menarik atau subur. Pemerkosa menargetkan korban tidak hanya atas dasar usia saja, tetapi berdasarkan seluruh sinyal fisik dan perilaku yang menunjukkan kemampuan korban untuk dapat hamil.



Bahkan, air mani sendiri ditemukan memiliki kandungan yang mendukung keberhasilan reproduksi. Air mani mengandung follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH) yang memicu ovulasi atau lepasnya sel telur pada wanita.



Sebuah penelitian tahun 1973 menemukan bahwa 70 persen dari kehamilan akibat perkosaan terjadi di luar periode paling subur pada wanita. Bahkan sebuah penelitian tahun 1949 melaporkan adanya 7 orang wanita yang hamil akibat perkosaan, padahal sudah tidak mengalami menstruasi selama 2 tahun.



Gallup menjelaskan, air mani yang sangat berisiko menyebabkan kehamilan justru yang dihasilkan dari hubungan seks yang terputus atau coitus interupptus, misalnya menarik penis dari vagina saat berhubungan seks menjelang ejakulasi.







Jangan tinggalkan: Cerita Dewasa, Malam Pertama Mr.P Tersesat





sumber

Cerita Misteri Si Manusia Pendek

Cerita Misteri Si Manusia Pendek - Mungkin dari kita semua pernah membaca kisah mengenai makhluk yang satu ini di beberapa majalah ataupun surat kabar, kerana keanehannya ramai yang sudah mengulasnya. Orang pendek ialah nama yang diberikan kepada sebentuk yang unik (manusia?) yang sudah dilihat ramai orang selama ratusan tahun yang kerap muncul di sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat, Sumatera.





Walaupun tak sedikit orang yang pernah melihatnya, kewujudan orang pendek hingga sekarang masih merupakan teka-teki misteri. Tidak ada seorangpun yang tahu, sebenarnya makhluk jenis apakah yang sering disebut sebagai orang pendek itu.



Tidak pernah ada laporan yang memberitakan bahawa seseorang itu pernah menangkap atau menemukan jasad makhluk ini, namun hal itu berbanding sebaliknya dengan banyaknya laporan dari beberapa orang yang mengatakan pernah melihat makhluk tersebut.



Sekadar informasi, Orang pendek ini termasuk didalam salah satu kajian Cryptozoolgy, begitulah yang dapat saya perolehi dari beberapa sumber. Ekspedisi pencarian Orang Pendek sudah beberapa kali di lakukan di Kawasan Kerinci, Salah satunya adalah ekspedisi yang didanai oleh National Geographic Society. National Geographic sangat tertarik mengenai legenda Orang Pendek di Sumatera, beberapa peneliti dan pengkaji telah mereka kirimkan kesana untuk melakukan penelitian mengenai makhluk tersebut.



Sejauh ini, para saksi yang mengaku pernah melihat Orang Pendek menggambarkan tubuh fisiknya sebagai makhluk yang berjalan tegap (berjalan dengan dua kaki) tinggi sekitar satu meter (diantara 85 cm hingga 130 cm) dan memiliki banyak bulu diseluruh badan. Bahkan tak sedkit pula yang menggambarkannya dengan membawa berbagai macam peralatan berburu, seperti semacam tombak.



Keberadaan Orang Pendek sudah terlalu lama terdengar sejak berabad-abad lalu, sehingga hal itu menjadikannya sebagai salah satu legenda masyarakat disana. Dari ekspedisi yang beberapa kali di lakukan, umumnya ada suatu studi kasus mengenai klasifikasi pembagian saksi mata. Pertama saksi dari suku anak dalam, yaitu sekelompok orang yang tinggal disekitar areal Taman Nasional. Kemudian ada beberapa kelompok saksi mata dari orang desa lokal, kemudian beberapa kesaksian dari warga pendatang (Belanda) pada awal abad ke-20.



Legenda Mengenai Orang Pendek sudah secara turun temurun dikisahkan di dalam kebudayaan masyarakat Suku anak dalam. Mungkin bisa dibilang, Suku anak dalam sudah terlalu lama berbagi tempat dengan para Orang Pendek di kawasan tersebut. Walaupun demikian, jalinan sosial diantara mereka tidak pernah ada. Sejak dahulu suku anak dalam bahkan tidak pernah menjalin kontak langsung dengan makhluk-makhluk ini, mereka memang sering terlihat, namun tak pernah sekalipun warga dari suku anak dalam dapat mendekatinya.



Ada suatu kisah mengenai keputus asaan para suku anak dalam yang mencoba mencari tahu identitas dari makhluk-makhluk ini, mereka hendak menangkapnya namun selalu gagal. Pencarian lokasi dimana mereka membangun komunitas mereka di kawasan Taman Nasioanal juga pernah dilakukan, namun juga tidak pernah ditemukan.



Awal tahun 1900-an, dimana ketika itu Indonesia masih merupakan jajahan Belanda, tak sedikit pula laporan datang dari para WNA. Namun yang paling terkenal adalah Kesaksian Mr. Van Heerwarden di tahun 1923. Mr. Van Heerwarden adalah seorang zoologiest, dan disekitar tahun itu ia sedang melakukan penelitian di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.



Pada suatu catatan kisahnya, ia menuliskan mengenai pertemuannya dengan beberapa makhluk gelap dengan banyak bulu di badan. Tinggi tubuh mereka ia gambarkan setinggi anak kecil berusia 3-4 tahun, namun dengan bentuk wajah yang lebih tua dan dengan rambut hitam sebahu. Mr. Heerwarden sadar mereka bukan sejenis siamang mahupun perimata lainnya. Ia tahu makhluk-makhluk itu menyadari keberadaan dirinya ketika itu, sehingga mereka berlari menghindar. Satu hal yang membuat Mr. Heerwarden tak habis pikir, semua makhluk itu memiliki persenjataan berbentuk tombak dan mereka berjalan tegak. Semenjak itu, Mr. Heerwarden terus berusaha mencari tahu makhluk tersebut, namun usahanya selalu tidak berbuah hasil.



Sumber-sumber dari para saksi memang sangat diperlukan bagi para peneliti yang didanai oleh National Gographic Society untuk mencari tahu keberadaan Orang Pendek. Dua orang peneliti dari Inggris, Debbie Martyr dan Jeremy Holden sudah lama mengabadikan dirinya untuk terus menerus melakukan ekspedisi terhadap eksistensi Orang Pendek. Namun, sejak pertama kali mereka datang ke Taman Nasional Kerinci di tahun 1990, sejauh ini hasil yang didapat masih jauh dari kata memuaskan.



Lain dengan peneliti lainnya, Debbie dan Jeremy datang ke Indonesia dengan dibiayai oleh Organisasi Flora dan Fauna Internasional (http://fauna-flora.org/). Dalam ekspedisi yang dinamakan “Project Orang Pendek” ini, mereka terlibat penelitian panjang disana. Secara sistematik, usaha-usaha yang mereka lakukan dalam ekspedisi ini antara lain adalah pengumpulan informasi dari beberapa saksi mata untuk mengetahui lokasi-lokasi di mana mereka sering dikabarkan muncul.



Kemudian ada metode menjebak pada suatu tempat dimana disana terdapat beberapa kamera yang selalu siap untuk menangkap aktivitas mereka. Rasa putus asa dan frustasi selalu menghinggap di diri mereka ketika hasil ekspedisi selama ini belum mendapat hasil yang memuaskan.



Hubungan Kekerabatan Yang Hilang



Beberapa pakar Cryptozoology mengatakan bahwa Orang Pendek mungkin memiliki hubungan yang hilang dengan manusia. Apakah mereka merupakan sisa-sisa dari genus Australopithecus?



Banyak Paleontologiest mengatakan bahwa jika anggota Australopithecus masih ada yang bertahan hidup hingga hari ini, maka mereka lebih suka digambarkan sebagai seekor siamang. Pertanyaan mengenai identitas Orang Pendek yang banyak dikaitkan dengan genus Australopitechus ini sedikit pudar dengan ditemukannya fosil dari beberapa spesies manusia kerdil di Flores beberapa waktu yang lalu.



Fosil manusia-manusia kerdil “Hobbit” berjalan tegak inilah yang kemudian disebut sebagai Homo Floresiensis. Ciri-ciri fisik spesies ini sangat mirip dengan penggambaran mengenai Orang Pendek, dimana mereka memiliki tinggi badan tidak lebih dari satu seperempat meter, berjalan tegak dengan dua kaki dan telah dapat mengembangkan perkakas atau alat berburu sederhana serta telah mampu menciptakan api.



Homo Floresiensis diperkirakan hidup diantara 35000 - 18000 tahun yang lalu.



Apakah Orang Pendek benar-benar merupakan sisa-sisa dari Homo Floresiensis yang masih dapat bertahan hidup? Secara jujur, para peneliti belum dapat menjawabnya. Peneliti mengetahui bahwa setiap saksi mata yang berhasil mereka temui mengatakan lebih mempercayai Orang Pendek sebagai seekor binatang. Debbie Martyr dan Jeremy Holden, juga mempertahankan pendapat mereka bahwa Orang Pendek adalah seekor siamang luar biasa dan bukan hominid.





Baca Juga: Cerita Misteri, Hantu Kuntilanak di Kuburan Cina









sumber

Rabu, 22 Agustus 2012

Jerry Burgess dan Valentino Rossi Bakal Berpisah

Burgess dan Valentino Rossi Bakal Berpisah - Bos kru yang sudah sangat lama mendampingi Valentino Rossi, Jerry Burgess, mengatakan dirinya belum memutuskan apakah akan mengikuti pebalap Italia itu ketika kembali bergabung dengan Yamaha pada MotoGP musim 2013. Yang pasti, pria asal Australia ini ingin menyelesaikan pekerjaannya bersama Ducati.



Jerry Burgess dan Valentino Rossi Bakal Berpisah


Burgess, yang pernah membawa kesuksesan bagi beberapa pebalap top seperti Wayne Gardner dan Mick Doohan, mulai mendampingi Rossi di Honda, kemudian mengikutinya pindah ke Yamaha dan Ducati. Tetapi sekarang, dia belum memastikan langkahnya.



"Saya tidak tahu, belum ada yang menanyakanku tentang sesuatu (tentang kemungkinan kembali ke Yamaha)," ujar Burgess kepada Gazzetta dello Sport, Rabu (22/8/2012). "Saya pasti akan memikirkan tentang itu."



Burgess mengatakan bahwa dia memahami keputusan Rossi untuk meninggalkan Ducati, meskipun secara pribadi, dia yakin tim asal Italia itu sudah tidak jauh lagi dari kesuksesan.



"Saya ingin menyelesaikan pekerjaan (di Ducati). Kami tidak jauh lagi, mungkin masih kurang 1 persen. Dalam dua tahun ini, Ducati sudah banyak belajar, dan bagiku, mengecewakan bila kami tidak bisa menyelesaikannya," jelas Burgess.



"Tetapi saya memahami bagaimana Valentino ingin menghabisi kariernya di posisi atas, dan dia merasa itu bisa dilakukan dengan Yamaha.



"Saya pikir tidak ada yang salah - di bagian tertentu kami tidak berhasil memberikan kepada Valentino apa yang dia minta, sedangkan di bagian lain kami mampu melakukannya.



"Kami harus menyesuaikan sasis di sekitar mesin yang sudah dirancang, dan itu akan memakan waktu beberapa tahun atau lama, dalam menemukan solusi terbaik. Ducati tidak memiliki pengalaman yang dimiliki pabrik-pabrik Jepang.



"(Pada akhir 2010) Saya berpikir itu mungkin untuk membangun sebuah motor bagi Valentino, tetapi ini adalah prototype yang sepenuhnya butuh pendekatan baru, sehingga inilah alasan mengapa begitu banyak kegagalan. Saya yakin kami akan mampu membuatnya, tetapi Valentino tidak memiliki banyak waktu."









Sumber: