Gadis ini Rela Jual Diri Demi Bayar Buku Sekolah - Mengejutkan, gadis cilik yang masih duduk di bangku SMP di Kota Pontianak rela menjual diri demi untuk bisa membeli baju dan bermalam mingguan.
Itulah yang di kemukakan Y sama F, saat di tangkap oleh jajaran Polsek Kota Pontianak di sebuah hotel di kawasan Kota Pontianak, Minggu (16/9/2012), sekira pukul 16.00 WIB.
Keduanya diamankan bersama tersangka atas nama Bambang (54) terkait proses penjualan anak dibawah umur kepada para hidung belang ke hotel. Dari pengakuan Y (14) mengatakan pada awalnya dikenalkan oleh temannya D yang merupakan korban sekaligus temannya kepada saudara Bambang saat kelas 2 semester 2.
"Sekitar enam bulan yang lalu, pertama dibawa D ke hotel yang didalamnya ada lelaki tua. Setelah itu lari ketakutan karena takut," ujarnya dengan mata berkaca-kaca, Minggu (16/9/2012).
Dua hari kemudian ia tidak ada uang, dan kemudian di bujuk lagi oleh D, akhirnya ia ikut bujukan untuk menemui seorang lelaki tau itu. "Saya tidak ada uang, pas sama-sama di sekolah D ngajak lagi, saya mau, dengan bayaran Rp400 ribu, uangnya untuk bayar buku sekolah," katanya kepada Tribunpontianak.co.id, di Polsek Kota Pontianak, Minggu (16/9/2012).
Berita selengkapnya baca di edisi cetak, Senin (17/9/2012).
Sumber
![]() |
Kedua anak gadis yang masih duduk di Bangku SMP yang tertangkap oleh pihak kepolisian saat dimintai keterangannya oleh penyidik Polsek Kota Pontaianak, Minggu (16/9/2012) |
Itulah yang di kemukakan Y sama F, saat di tangkap oleh jajaran Polsek Kota Pontianak di sebuah hotel di kawasan Kota Pontianak, Minggu (16/9/2012), sekira pukul 16.00 WIB.
Keduanya diamankan bersama tersangka atas nama Bambang (54) terkait proses penjualan anak dibawah umur kepada para hidung belang ke hotel. Dari pengakuan Y (14) mengatakan pada awalnya dikenalkan oleh temannya D yang merupakan korban sekaligus temannya kepada saudara Bambang saat kelas 2 semester 2.
"Sekitar enam bulan yang lalu, pertama dibawa D ke hotel yang didalamnya ada lelaki tua. Setelah itu lari ketakutan karena takut," ujarnya dengan mata berkaca-kaca, Minggu (16/9/2012).
Dua hari kemudian ia tidak ada uang, dan kemudian di bujuk lagi oleh D, akhirnya ia ikut bujukan untuk menemui seorang lelaki tau itu. "Saya tidak ada uang, pas sama-sama di sekolah D ngajak lagi, saya mau, dengan bayaran Rp400 ribu, uangnya untuk bayar buku sekolah," katanya kepada Tribunpontianak.co.id, di Polsek Kota Pontianak, Minggu (16/9/2012).
Berita selengkapnya baca di edisi cetak, Senin (17/9/2012).
Sumber